Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Maret 2012

Jadi Kiper pun Messi Tetap Hebat

http://media.vivanews.com/thumbs2/2012/03/13/147302_aksi-lionel-messi-saat-menjadi-kiper_641_452.jpg

Mencetak gol jadi hal yang sudah lumrah dilakukan oleh Lionel Messi. Tapi, ketika striker Barcelona ini melakukan penyelamatan dengan menjadi seorang penjaga gawang, itu baru hal aneh.

Ya, Messi baru saja menjajal posisi baru sebagai kiper. Tentu saja bukan dalam pertandingan resmi. Penyerang andalan Barcelona itu melakukannya pada saat latihan rutin.

Lengkap dengan sarung tangan kiper, Messi berdiri mengawal gawangnya. Striker Argentina ini tampil luar biasa pada kesempatan tersebut, setidaknya itu dikatakan oleh rekan setimnya Carles Puyol.

Padahal, Messi bertubuh mungil dengan tinggi 169 cm. Sangat tak ideal bagi seorang kiper.

"Saya telah melihat semuanya sekarang," tulis Puyol di akun Facebook miliknya, Selasa 13 Maret 2012. "Meskipun menjadi kiper, dia tetap bisa tampil bagus."

Tidak cuma lewat tulisan, sebagai barang bukti Puyol juga mengunggah sebuah foto aksi Messi di bawah mistar. Dalam foto tersebut Messi terlihat 'terbang' untuk menepis bola yang melesat ke dalam gawang.

Messi pada tengah pekan lalu menjadi perbicangan hangat di media setelah berhasil mencetak lima gol di leg 2 babak 16 besar Liga Champions melawan Bayer Leverkusen. Pada pertandingan tersebut Los Azulgranas menang telak 7-1.

Messi juga memborong gol kemenangan Barca 2-0 di kandang Racing Santander dalam lanjutan La Liga, akhir pekan lalu. Ia sudah mengoleksi 30 gol di La Liga musim ini, tertinggal 2 gol dari top scorer sementara yang juga penyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo. (one)

Kamis, 08 Maret 2012

"Penolakan" Tim Pabrik untuk MotoGP 2013

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/12/20/1759533620X310.jpg
Para tim pabrik yang masih berkompetisi di MotoGP selangkah lebih dekat menyelesaikan proposal mereka untuk musim 2013. Itu terjadi setelah ada pertemuan Motorcycle Sports Manufacturers Association (MSMA) pekan lalu, selama tes resmi pra-musim di Sepang, Malaysia.

Menurut rencana, tim pabrik tersebut akan membuat sebuah proposal final, yang bertujuan memotong biaya sambil mempertahankan daya tarik teknis MotoGP pada tes resmi ketiga. Uji coba ketiga yang juga merupakan tes terakhir pra-musim tersebut akan berlangsung di Jerez, 23-25 Maret.
"Kami bekerja dengan pikiran terbuka untuk memberikan saran kami kepada Dorna dan FIM. Setelah itu mereka akan menentukan jenis aturan untuk masa depan," ujar Filippo Preziosi, Manajer Umum Ducati Corse, di Sepang.

Siapa yang Terbaik di 2012, Honda atau Yamaha?

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/02/1449268620X310.jpg
Hingga saat ini, seluruh tim kontestan MotoGP 2012 sudah menjalani dua kali tes resmi pra-musim, yang semuanya berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia. Dengan demikian, uji coba resmi tersebut hanya tinggal satu kali lagi, yang akan berlangsung di Jerez, 23 Maret mendatang.

Dari dua tes pra-musim tersebut, yaitu 31 Januari - 2 Februari, serta 28 Februar - 1 Maret, ada dua tim yang tampil dominan. Honda dan Yamaha, yang musim lalu juga bersaing ketat, kembali memperlihatkan bahwa mereka masih tetap menjadi kandidat terkuat untuk memperebutkan gelar juara era perdana MotoGP mesin 1.000 cc pada tahun 2012 ini. Dua tim Jepang ini pun mengklaim, mereka memiliki motor 1.000 cc yang lebih baik.

Faktanya, Honda yang merupakan juara bertahan, tampil lebih meyakinkan. Pebalap terbaiknya, Casey Stoner, selalu menjadi yang terdepan dalam dua uji coba resmi tersebut. Meskipun demikian, Honda tak mau terlalu jemawa, karena mereka cukup khawatir dengan ancaman Yamaha, seperti yang diutarakan executive vice president HRC, Shuhei Nakamoto.

Park Ji-Sung Diminta Berhenti Konsumsi Kodok

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/06/21/0005226620X310.jpg
Pemain Manchester United asal Korea, Par Ji-sung diminta menghentikan  kebiasaannya mengonsumsi jus kodok yang telah bertahun-tahun dijalaninya.

Sebuah grup pecinta lingkungan Korea Selatan,"Frogs Frioends" (Mitra Kodok) meminta Park untuk membantu mereka mengampanyekan penghentian pembantaian terhadap hewan amfibia tersebut.

Park Ji-sung oernah mengaku mengonsumsi kodok dalam bentuk jus untuk meningkatkan staminya. Hal ini sudah dilakukan sejak dikenalkan oleh ayahnya saat ia masih kanak-kanak. Ia pertamakali mengakui hal ini melalui oto-biografi miliknya yang terbit 2006 lalu.

"Kami belum mengetahui apakah ada hubungannya. Setelah Park (Ji-sung) mengaku mengonsumsi  kodok untuk peningkatan stamina, jumlah mereka yang mengonsumsi mahluk ini meningkat," kata Park Wan-hee dari lembaga nirlaba "Mitra Kodok."

Sejak berdiri pada 2007 lalu, lembaga ini telah mengampanyekan penghentian konsumi kodok di Korea Selatan.

Senin, 05 Maret 2012

Hendra/Vita Lewati Hadangan Pertama

Selasa, 28 Februari 2012 17:31 wib
Vita Marissa (Foto: Getty Images)
Vita Marissa (Foto: Getty Images)
MÜLHEIM – Pasangan ganda campuran Indonesia, Hendra Setiawan/Vita Marissa, melewati hadangan perdana di babak pertama kualifikasi German Open Grand Prix 2012. Pasangan Hendra/Vita masih tak terbendung dan melangkah ke babak kedua dengan kemenangan straight set.

Menghadapi pasangan Denmark, Andres Skaarup Rasmussen/Lena Grebak di RWE-Sporthalle, Mülheim – Jerman, Hendra dan Vita sempat kesulitan di set pertama. Tapi di set kedua, perlawanan wakil Denmark itu melemah dan memudahkan pasangan Indonesia mampu menutup kemenangan dengan dua set saja, 22-20 dan 21-11.

Lindaweni & Maria Febe Mulus Ke Babak Kedua

MÜLHEIM – Dua srikandi Indonesia yang turun di kualifikasi babak pertama German Grand Prix, tak menemui hambatan berarti. Keduanya melenggang ke babak kedua dengan mudah atas lawan-lawannya di nomor tunggal putri.

Lindaweni yang mengawali langkah wakil Indonesia di nomor tunggal putri, tak perlu berpeluh keringat melewati babak pertama. Pasalnya, pebulutangkis berusia 22 tahun itu menang WO, alias Walk Over atas lawannya, Claudia Mayer dari Austria.

Ganda Indonesia Berguguran

Hendra Aprida Gunawan/Alvent Yulianto Chandra (Foto: PBSI)
Hendra Aprida Gunawan/Alvent Yulianto Chandra (Foto: PBSI)

MÜLHEIM – Nasib kurang beruntung dialami dua pasangan Indonesia yang mengawali perjalanan Indonesia di babak kedua German Grand Prix Open 2012. Kini, Indonesia tinggal menyisakan dua wakil di nomor ganda.

Yang pertama gugur, datang dari ganda campuran Indonesia, Hendra Setiawan/Vita Marissa yang dikalahkan unggulan keempat dari Denmark, Thomas Laybourne/Kamilla Rytter Juhl. Pasangan tim Merah-Putih itu dikandaskan lewat straight set, 14-21 dan 17-21.

Garuda Masih Mengudara di Angkasa Jerman

MÜLHEIM – Langkah para pendekar bulutangkis Indonesia di German Open Grand Prix 2012, masih membanggakan. Tujuh wakil yang tersisa dari berbagai nomor di babak perempat final, terdapat dua pejuang Garuda yang sementara berhasil lolos ke semi final.

Sabtu, 3 Maret 2012 04:23 wib
 4  8 0
Simon Santoso melangkah ke semi final German Open GP Gold (Foto: PBSI)
Simon Santoso melangkah ke semi final German Open GP Gold (Foto: PBSI)

Langkah tim merah putih ke empat besar, diawali tunggal putra Tommy Sugiarto. Putra legenda Icuk Sugiarto itu menembus semi final usai mengalahkan pebulutangkis Finlandia, Ville Lang lewat straight set.

Tommy yang menjadi unggulan kesembilan, dengan mudah melewati Lang dengan memenangi dua set langsung, 21-14 dan 21-14. Di babak semi final nanti, langkah Tommy akan kian berat. Pasalnya, Tommy harus berhadapan dengan unggulan pertama asal China, Lin Dan jika ingin lolos ke final tunggal putra.

Sayang, jejak Tommy itu tak mampu diikuti satu-satunya wakil di tunggal putri. Lindaweni Fanetri yang berhadapan dengan wakil Singapura, Juan Gu. Lindaweni kalah lewat dua set langsung, 17-21 dan 19-21.

Wakil tunggal putra kedua Indonesia, Simon Santoso harus susah payah menundukkan pebulutangkis Korea Selatan, Shon Wan Ho. Dalam durasi yang memakan waktu 1 jam 19 menit itu, Simon menaklukkan Shon lewat rubber set, 19-21, 21-19 dan 23-21.

Pukulan yang menyakitkan sempat kembali dirasakan tim Indonesia. Satu-satunya wakil di ganda campuran yang tersisa, Muhammad Rijal/Debby Susanto, juga harus menerima nasib serupa dengan Lindaweni.

Keduanya pulang dengan tangan hampa setelah dibekuk lewat tiga set dari pasangan Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam. Rijal/Debby harus mengakui keunggulan Sudket/Saralee lewat skor, 15-21, 21-16 dan 15-21.

Hingga detik-detik berita ini diturunkan, Indonesia masih menyisakan satu harapan lagi untuk memasuki babak semi final dini hari esok, yakni dari sektor ganda putra. Kiprah Indonesia di ganda putra tersisa satu wakil, Markis Kido/Hendra Setiawan yang harus meladeni pasangan China, Hong Wei/Shen Ye.

Hasil Sementara Wakil-wakil Indonesia di Perempat Final:
Tommy Sugiarto vs Ville Lang: 21-14, 21-14
Lindaweni Fanetri vs Juan Gu: 17-21, 19-21
Simon Santoso vs Shon Wan Ho: 19-21, 21-19, 23-21
Muhammad Rijal/Debby Susanto vs Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam: 15-21, 21-16, 15-21
Markis Kido/Hendra Setiawan vs Hong Wei/Shen Ye: ?

Skema Sementara Wakil-wakil Indonesia di Semi Final:
Tommy Sugiarto vs Lin Dan
Simon Santoso vs Jon Ø Jørgensen

Simon ke Final, Tommy Dihentikan Lin Dan

MULHEIM - Tommy Sugiarto tak mampu memuluskan harapan publik Indonesia untuk melihat dua pebutangkisnya tampil di final German Open Grand Prix 2012. Tommy gagal menyusul Simon Santoso, usai dibekap petenis nomor sartu China, Lin Dan.

Menghadapi Lin Dan pada babak semi final di RWE-Sporthalle, Sabtu (3/3/2012) waktu setempat, Tommy yang kalah segalanya dari Lin Dan tidak bisa berbuat banyak. Hanya dalam kurun 36 menit, Tommy menyerah dua game langsung 21-10 21-11.

Kekalahan Tommy membuat Indonesia gagal menciptakan All Indonesian Final. Sebab, beberapa jam sebelumnya unggulan kelima, Simon Santoso sukses memastikan tempat di final usai menundukkan unggulan enam asal Denmark, Jan O Jorgensen 21-12 21-13.
Simon Santoso (Foto: Daylife)

Simon Kandas, China Borong Empat Gelar

MULHEIM – Simon Santoso gagal mempersembahkan gelar juara buat Indonesia di ajang Jerman Open 2012. Simon dikalahkan Lin Dan di final. Sementara, kejayaan China tidak terbendung dengan mempersembahkan empat gelar juara.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Mulheim, Jerman, Minggu (4/3/2012) malam WIB, Simon tidak berdaya menghadapi Lin Dan. Tunggal putra andalan Indonesia itu kalah dua game langsung 21-11 21-11 dalam waktu 39 menit.